Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘SPAP’ Category

Audit terhadap siklus persediaan dan pergudangan mempunyai keunikan atau tingkat kesulitan tersendiri bagi Auditor. Hal ini disebabkan oleh kharakteristik dari persediaan yang menimbulkan kesulitan itu, yaitu:

  • Persediaan umumnya merupakan komponen utama dalam neraca dengan nilai yang material
  • Persediaan dapat tersebar di beberapa lokasi sehingga menyulitkan pengawasan dan penghitungan fisiknya
  • Persediaan dapat mencakup jenis yang berbeda dengan kuantitas yang sangat banyak
  • Penilaian persediaan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan melibatkan audit terhadap siklus lain (seperti pembelian dan penggajian)

Bagaimana cara mengaudit persediaan dibahas lebih lanjut pada sesi ini.

Lebih lanjut download

Handout: Chapter 21_Audit Siklus Persediaan (.pdf 55kb)

SPAP: SA Seksi 331 Sediaan (.pdf 27kb)

Advertisements

Read Full Post »

Dalam pelaksanaan audit, seorang Auditor tidak mungkin menguji seluruh transaksi atau seluruh saldo account yang ada (populasi) karena alasan efisiensi dan ekonomis.

Standar Audit mengijinkan pelaksanaan audit sampling. Tetapi permasalahannya, seringkali sample yang kita ambil memiliki karakteristik yang tidak sama dengan karakteristik populasi, sehingga kesimpulan yang kita ambil-pun akan salah.

Pada sesi ini akan dibahas mengenai cara melakukan audit sampling.

Lebih lengkap baca:

Read Full Post »

Standar Pekerjaa Lapangan menharuskan Akuntan Publik untuk merencanakan audit sebaik mungkin. Tahap awal dari perencanaan audit (audit planning) terdiri dari 4 hal , yaitu:

  1. Accept client and perform initial audit planning (menerima klien dan melakukan perencanaan audit awal)
  2. Understand the Clent’s Business and Industry (memahami karakteristik bisnis dan industri klien)
  3. Assess Client Business Risk (Menilai Risiko Bisnis Klien)
  4. Perform Preliminary Analytical Procedures (Melakukan Prosedur Analitik Awal)

Lebih lengkap baca:

Read Full Post »

Atestasi adalah adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal yang material, dengan kriteria yang telah ditetapkan

Tipe perikatan atestasi:

  • Examination (Pemeriksaan) – jasa atestasi dari KAP berupa sebuah pernyataan tertulis yang menyatakan apakah asersi yang dibuat secara keseluruhan telah sesuai dengan kriteria yang terlah ditetapkan.
  • Review – jasa atestasi dari KAP yang memberikan keyakinan negatif (negative assurance), yang menyatakan apakah informasi yang diperoleh telah menunjukkan bahwa asersi tersebut tidak disajikan, dalam segala hal yang material, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan atau yang telah dinyatakan.
  • Agreed-upon procedures (prosedur yang disepakati) – jasa atestasi terhadap asersi manajemen atas prosedur-prosedur yang akan dilaksanakan

Lebih lanjut baca:

Read Full Post »

Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) atau Computer Assisted Audit Techniques (CAATs) diatur dalam SPAP Seksi 327 (PSA No. 59)

Seksi ini adalah untuk memberikan panduan bagi auditor dalam menggunakan TABK yang melibatkan penggunaan komputer segala tipe maupun ukuran

Secara umum,  tujuan dan lingkup keseluruhan suatu audit tidak berubah bila audit dilaksanakan dalam suatu lingkungan sistem informasi komputer. Namun, penerapan prosedur audit mungkin mengharuskan auditor untuk mempertimbangkan teknik-teknik yang menggunakan komputer sebagai suatu alat audit

Handout kuliah dan SPAP:

Read Full Post »

Kertas Kerja Audit (audit working papers) diatur dalam SPAP dalam SA Seksi 339 (PSA No. 15)

Kertas kerja adalah catatan-catatan yang diselenggarakan oleh auditor tentang prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya, dan simpulan yang dibuatnya sehubungan dengan auditnya. Contoh kertas kerja adalah program audit, analisis, memorandum, surat konfirmasi, representasi, ikhtisar dari dokumen-dokumen perusahaan, dan daftar atau komentar yang dibuat atau diperoleh auditor. Kertas kerja dapat pula berupa data yang disimpan dalam pita magnetik, film, atau media yang lain.

Kertas kerja terutama berfungsi untuk:

  • Menyediakan penunjang utama bagi laporan auditor, termasuk representasi tentang pengamatan atas standar pekerjaan lapangan, yang tersirat ditunjukkan dalam laporan auditor dengan disebutkannya frasa “berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia”
  • Membantu auditor dalam pelaksanaan dan supervisi audit

Lebih lanjut silahkan download:

Read Full Post »

Aturan Etika Akuntan Publik Indonesia telah diatur dalam SPAP dan berlaku sejak tahun 2000. Aturan etika IAI-KAP ini memuat lima hal:

  • Independensi, integritas, dan objektivitas
  • Standar umum dan prinsip akuntansi
  • Tanggung jawab kepada klien
  • Tanggung jawab kepada rekan seprofesi
  • Tanggung jawab dan praktik lain

(more…)

Read Full Post »

Older Posts »