Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2009

Audit secara umum dilaksanakan dalam 4 pahase, yaitu:

  1. Phase I: planning
  2. PhaseII: begin field work
  3. Phase III: End of field work
  4. Phase IV: Completing

Pada sesi ini akan dibahas tahap IV berupa completing the audit (penyelesaian audit). Pada tahap ini ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Review contingent liabilities
  • Review subsequent event
  • Pengumpulan final evidence
  • Evaluasi hasil audit
  • Penerbitan audit report
  • Komunikasi dengan komite audit dan manajemen
  • Subsequent discovery of facts

Labih lanjut mengenai materi ini silahkan baca:

Handout Chapter 24

PSAK No. 8 Peristiwa setelah Tanggal Neraca (sebagai acuan bagi penentuan subsequent event)

PSAK No. 57 Kewajiban Diestimasi, Kontijensi & Aktiva Kontijensi (sebagai acuan untuk review contingent liabilities)

Advertisements

Read Full Post »

Siklus ini mencakup audit terhadap perolehan dan pembayaran kembali capital. Capital yang dimaksud adalah¬† hutang (liabilities) dan modal pemilik (owners’ equity).

Beberapa kharakteristik khusus yang ada pada siklus ini yaitu:

  • Relatif sedikit transaksi yang mempengaruhi saldo account. sebuah perusahaan tidak mungkin terlalu sering menerbitkan surat hutang atau saham baru
  • Satu transaksi biasanya menyangkut jumlah atau nilai yang sangat material, misalkan penerbitan surat hutang tidak mungkin berjumlah 1-2juta, pasti mencapai di atas ratusan juta.
  • Terdapat hubungan hukum antara Auditee dengan pemegang surat hutang atau pemegang saham
  • Terdapat hubungan langsung capital dengan account lain,¬† seperti bungan dan dividen

Kharakteristik tersebut, mengindikasikan bahwa audit objective yang paling penting dalam mengaudit siklus ini adalah completeness, accuracy, presentation&disclosure.

Lebih lengkap mengenai materi ini baca: Audit terhadap Capital (.pdf 64kb)

Read Full Post »