Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Bahan Audit III’ Category

Jawab pertanyaan berikut: 1. Untuk bab Penugasan dan Jasa Manajemen Apa yang dimaksud dengan istilah “level of assurance” (tingkat keyakinan)? Bagaimana level of assurance berbeda untuk audit laporan keuangan, review, dan kompilasi? Apa yang dimaksud dengan negative assurance? Mengapa istilah tersebut digunakan dalam laporan review? 2. Untuk bab TABK Menurut SPAP SA Seksi 327 (PSA [...]

Read Full Post »

Risk Based Audit bukan merupakan suatu jenis audit, tetapi merupakan pendekatan pelaksanaan audit yang dimulai dengan proses penilaian risiko audit, sehingga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan auditnya lebih difokuskan pada area-area penting yang berisiko terjadinya penyimpangan atau kecurangan –   – Konsepnya adalah: Identify areas of the financial statements where there is a higher risk of [...]

Read Full Post »

Menurut IIA (The Institute of Internal Audits), internal auditing is an independent, objective assurance and consulting activity designed to add value and improve an organization’s operations. It helps an organization accomplish its objective by bringing a systematic, disciplined approach to evaluate and improve the effectiveness of risk management, control, and governance process. Dalam sebuah organisasi [...]

Read Full Post »

Komite audit adalah sekumpulan orang yang dipilih dari anggota dewan komisaris yang bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan dan pengungkapan (disclosure). Tanggung jawab komite audit:   Melakukan review terhadap evektifitas sistem pengendalian intern Melakukan review terhadap ketaatan pada kode etik (code of conduct) Melakukan review terhadap ketaatan terhadap peraturan perundangan yang berlaku Melakukan review [...]

Read Full Post »

Atestasi adalah adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal yang material, dengan kriteria yang telah ditetapkan Tipe perikatan atestasi: Examination (Pemeriksaan) – jasa atestasi dari KAP berupa sebuah pernyataan tertulis yang menyatakan apakah asersi yang dibuat secara keseluruhan telah sesuai dengan kriteria [...]

Read Full Post »

Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) atau Computer Assisted Audit Techniques (CAATs) diatur dalam SPAP Seksi 327 (PSA No. 59) Seksi ini adalah untuk memberikan panduan bagi auditor dalam menggunakan TABK yang melibatkan penggunaan komputer segala tipe maupun ukuran Secara umum,  tujuan dan lingkup keseluruhan suatu audit tidak berubah bila audit dilaksanakan dalam suatu lingkungan sistem [...]

Read Full Post »

Pada tahap akhir penugasannya, Auditor harus menerbitkan Audit Report (Laporan Auditor). Berdasarkan bentuknya Audit Report ada 2 jenis: (1) Laporan Auditor Bentuk Baku dan (2) Laporan Auditor modifikasi dari Laporan Auditor Bentuk Baku (dapat berupa modifikasi kata atau penambahan explanatory paragraph). Opini yang diberikan ada 4 macam: (1) Unqualified, (2) qualified, (3) adverse, dan (4) disclaimer [...]

Read Full Post »

Representation Letter SA Seksi 333 (PSA No. 17) mensyaratkan Auditor untuk memperoleh representasi tertulis dari manajemen. Tujuan dari Representation Letter ini adalah untuk mengingatkan manajemen akan tanggung jawabnya mengenai asersi dalam laporan keuangan dan mendokumentasikan tanggapan manajemen atas pernyataan mengenai berbagai aspek audit. Management Letter Management letter bersifat optional (boleh dibuat, boleh tidak). Management letter [...]

Read Full Post »

Pada sesi 3, kita akan membahas penyelesaian audit. Bab ini meliputi: Review for contingent liabilities Review for subsequent events Accumulate final evidence Evaluate results Issue audit report Communicate with Audit Committtee and Management Power point presentation, silahkan download link dibawah ini.

Read Full Post »

Sepanjang dekade terakhir, audit telah menjadi sebuah industri yang berkembang dengan pesat, yang ditandai dengan double-digit revenue growth yang dialami oleh public accounting firms. Untuk big four accounting firm saja sudah bisa meraup revenue sebesar $89,2 billion pada tahun 2007. Demikian juga Kantor Akuntan Publik yang ada di Indonesia. Mereka juga mendapat pertumbuhan pendapatan yang [...]

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers