Audit secara umum dilaksanakan dalam 4 pahase, yaitu: Phase I: planning PhaseII: begin field work Phase III: End of field work Phase IV: Completing Pada sesi ini akan dibahas tahap IV berupa completing the audit (penyelesaian audit). Pada tahap ini ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, yaitu: Review contingent liabilities Review subsequent event Pengumpulan final [...]
Archive for the ‘Bahan Audit II’ Category
Audit II – Penyelesaian Audit
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, PSAK/IFRS on June 11, 2009 | 6 Comments »
Audit II Sesi 7 – Audit terhadap Akuisisi dan Pembayaran Kembali Capital
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, tagged audit capital, audit modal, Auditing on June 1, 2009 | Leave a Comment »
Siklus ini mencakup audit terhadap perolehan dan pembayaran kembali capital. Capital yang dimaksud adalah hutang (liabilities) dan modal pemilik (owners’ equity). Beberapa kharakteristik khusus yang ada pada siklus ini yaitu: Relatif sedikit transaksi yang mempengaruhi saldo account. sebuah perusahaan tidak mungkin terlalu sering menerbitkan surat hutang atau saham baru Satu transaksi biasanya menyangkut jumlah atau [...]
Audit II – Audit terhadap Tangible Assets
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, tagged Audit Tangible Asset on May 15, 2009 | 3 Comments »
Tangible assets pada neraca biasanya mencakup banyak jenis aktiva, tetapi secara umum dapat dikelompokkan dalam property, plant, dan equipment. Audit terhadap jenis aktiva ini biasanya tidak perlu dilakukan secara sangat mendalam, karena transaksi yang melibatkan aktiva ini tidak terlalu banyak dan aktiva secara fisik mudah diidentifikasi sehingga sulit untuk disalahgunakan. Tetapi, ada beberapa aspek yang [...]
Audit II Sesi 5 – Audit terhadap Siklus Persediaan dan Pergudangan
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, SPAP, tagged Audit Persediaan, Auditing, SPAP Persediaan, SPAP Sesi 331 on April 17, 2009 | 3 Comments »
Audit terhadap siklus persediaan dan pergudangan mempunyai keunikan atau tingkat kesulitan tersendiri bagi Auditor. Hal ini disebabkan oleh kharakteristik dari persediaan yang menimbulkan kesulitan itu, yaitu: Persediaan umumnya merupakan komponen utama dalam neraca dengan nilai yang material Persediaan dapat tersebar di beberapa lokasi sehingga menyulitkan pengawasan dan penghitungan fisiknya Persediaan dapat mencakup jenis yang berbeda [...]
Audit II Sesi 4 – Audit terhadap Siklus Pembelian dan Pembayaran
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, tagged Auditing on April 15, 2009 | Leave a Comment »
Setelah pada sesi 2 dan sesi 3 dibahas mengenai audit terkait siklus penjualan dan penagihan piutang, pada sesi ini dibahas mengenai audit terhadap siklus pembelian (acquisition) dan pembayaran. Beberapa hal yang dibahas meliputi: Transaksi dalam siklus pembelian dan pembayaran Account dalam siklus pembelian dan pembayaran Fungsi bisnis dan dokumen yang terkait Metodologi untuk merancang test of [...]
Audit II Sesi 3 – Penyelesaian Pengujian Audit Siklus Penjualan dan Penagihan Piutang
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, tagged Auditing on April 15, 2009 | 2 Comments »
Pada sesi 2 telah dibahas mengenai tahapan audit awal pada siklus penjualan dan penagihan piutang, berupa pelaksanaan test of control dan substantive test of transaction. Pada sesi ini akan dibahas mengenai prosedur analitik dan pelaksanaan detail test of balance (khususnya mengenai account receivable atau piutang dagang). Sesi ini mencakup: Prosedur analitik Mendesain detail tests of [...]
Audit II Sesi 3 – Audit terhadap Siklus Pembelian dan Pembayaran
Posted in Bahan Audit II, tagged Auditing on April 3, 2009 | Leave a Comment »
Pada sesi ini akan dibahas audit yang terkait dengan acquisition and payment cycle. Termasuk didalamnya membahas test of control, substantive test of transaction, dan detail test of balance. Handout: Audit Chapter 19 Siklus Pembelian dan Pembayaran (.pdf 54kb)
Audit II Sesi 2 – Audit terhadap Siklus Penjualan dan Penagihan Piutang (1)
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit II, tagged Audit, Auditing on March 14, 2009 | 8 Comments »
Pada chapter ini akan dibahas mengenai: Account dan dokumen yang terkait dengan siklus penjualan dan penagihan piutang Pemisahan fungsi Tujuan audit untuk transaksi penjualan Tujuan audit untuk sales return and allowance Tujuan audit untuk transaksi penagihan piutang Hal-hal lain dalam siklus ini Lebih lengkap baca: Handout kuliah: Audit Penjualan dan Penagihan Piutang (.pdf 298kb)
Auditing I&II, dan III Sesi 1 (Permintaan terhadap Jasa Audit & Assurance Service)
Posted in Auditing&Assurance Service, Bahan Audit I, Bahan Audit II, Bahan Audit III on September 9, 2008 | 2 Comments »
Sepanjang dekade terakhir, audit telah menjadi sebuah industri yang berkembang dengan pesat, yang ditandai dengan double-digit revenue growth yang dialami oleh public accounting firms. Untuk big four accounting firm saja sudah bisa meraup revenue sebesar $89,2 billion pada tahun 2007. Demikian juga Kantor Akuntan Publik yang ada di Indonesia. Mereka juga mendapat pertumbuhan pendapatan yang [...]

